Wednesday, April 25, 2007

Berjuanglah, nak...

untuk seluruh anak negeri :

ada mentari di senyummu..
ada kerlip bintang di matamu
ada cahaya yang sinarnya penuh memberi kekuatan
di titik teratas sebuah perjuangan....

sayang.....

hadapi dengan kekuatan terbesar yang kalian punya
ibu tahu, kalian bisa!
kejarlah mimpi itu sekuat tenaga yang kalian punya
berlarilah dengan kekuatan super yang kalian simpan
di kepala, badan, cita dan hati kalian..

jangan ragukan soal kebocoran soal,
jangan takut dengan berbagai perubahan kurikulum
ataupun berbagai kebijakan yang tidak bijk yang dibuat menteri
kekuatan kalian mampu untuk menembus segala..
kemurnian kasih kalian....

sayang...
biarkan mentari dan gemintang itu tetap menerang hari-hari
masa depan negeri ini ada dalam genggaman kalian...

meluncurlah anakku..
doa kami menyertaimu....

(untuk yang berjuang menghadapi soal-soal ujian...)

Friday, April 20, 2007

Saatnya Bersemangat

Akhir-akhir ini disibukkan dengan berbagai aktivitas menjelang pelaksanaan lomba di sekolah.
Dari mulai mengkonsep materi, menyebar brosur, mempersiapkan PC, pelatihan maintenance,
sampai minggu ini mulai menerima pendaftaran peserta.
semua dilakukan di sela-sela kegiatan mengajar. Bagi waktu dengan teman satu lab.

Lagi asyik2nya konsentrasi.. eh.. Ibu supervisor memanggil dan pamitan karena mengundurkan diri dari yayasan. tanpa kami tahu alasan atau sebabnya.
Dikejar seperti apapun itu adalah alasan pribadi beliau..

Yah terpaksa terjadi perombakan dadakan
sebab lomba tidak mungkin untuk dicancel...
yah, awalnya agak takut2 melangkah
tapi akhirnya kami semakin merapatkan barisan untuk melangkah ada atau tidaknya pengawasan
yg penting tidak ada rasa iri satu sama lain.

Semangat, semangat...
Banyak kerja yg harus dilakukan,
Semoga even ini semakin merangkum kami dalam sebuah kebersamaan...

Monday, April 9, 2007

Bapak dan saya....

Hari Minggu kemarin beberapa anggota keluarga dari luar kota datang
Seperti biasa, kami mempersiapkan segala sesuatunya
pada saat-saat seperti itu pasti bapak dan saya yang disibukkan untuk mempersiapkan hidangan..
Biasanya saya akan memasak sayur yang sedikit beda dari hari biasa. Tak jarang saya membuat kue-kue atau penganan buat cemilan. Bapak akan menanak nasi dan mempersiapkan minuman. Kami berdua jadi sangat sibuk di dapur kecil kami.

Tentang Bapak saya....
Lelaki yang sudah hampir memutih semua rambutnya, yang masih belum bisa berhenti menghisap asap...
di usianya yang menginjak kepala tujuh...

Saya dan bapak punya cerita yang sedikit aneh. Saya punya kebiasaan meminta pendapat bapak. kesuitan apapun selalu saya ceritakan pada bapak. bahkan ketika saya sudah menikah. membetulkan kacamata yang seringkali lepas dati tnagkainya saya masih tetap meminta tolong pada bapak. Sampai akhirnya beliau kemarin mengatakan pada saya.
"Kayak gini masih sama bapak, suamimu kenapa?"

saya jadi tersenyum sendiri mengingatnya. Mungkin saya terlalu terbiasa dengan beliau....
bukan karena saya terlalu tergantung, hanya sulit untuk mencoba menghilangkan kebiasaan ini.

saya jadi teringat kembali kejadian 6 bulan lalu. ketika suami meminta ijin untuk membawa saya keluar dari rumah dan mencoba mencari tempat berpijak sendiri.

"terus siapa yang menemani bapak sama Ibu?"
Kalian juga akan membiarkan kami menjadi tua berdua saja?

saya jadi bingung, bagaimana ya seharusnya...............



Wednesday, April 4, 2007

Dan Semua Terlihat Lebih Indah

Hari terus berganti..
Saya paham benar pada suatu ketika kita harus berdiri di tempat yang kita semula tidak pernah menduga akan berada di sana
hanya sebuah kebetulan ketika saya harus mencapai tempat tersebut...
tidak sesunyi yang pernah saya duga sebelumnya..
meski banyak yang harus berubah dari beberapa hal
bukankan hidup terus akan berjalan?
Saya pun tahu mengapa harus saya, ketika kesadaran diri muncul
sisi kehilangan itupun menautkan rentang yang membatas
sudahlah,
toh esok matahari tetap akan bersinar
dan semua akan terlihat lebih indah....