Friday, June 15, 2007

Amarah yang Melelahkan

Kemarin saya dilanda amarah hebat

karena pengaruh dari seorang teman, yang selalu merasa "lebih" daripada saya
dibebankannya seluruh pekerjaan pada saya
dan ditinggalkannya saya sendirian di sana
saya marah, marah besar...
sementara kedudukan kami sama, tidak saling membawahi
entah kalau senioritas begitu dipentingkannya pula
saya memang lebih muda, baik segi usia ataupun lamanya bekerja
tapi dengan beban kerja sendiri-sendiri yang sudah ditentukan
tapi entah kenapa
mungkin karena saya terbiasa membantu
mungkin karena ia memanfaatkan saya
sampai kemudian saya "meledak"
dua hari lamanya..........
sampai saya kelelahan sendiri
dan akhirnya saya sadar, saya sudah menjadi orang yang kalah kalau saya marah
hari ini dengan niatan mengabdi saya memulai hari
tak peduli dengan beban kerja yang makin menumpuk
ya, hari ini
saya coba redam kemarahan saya
dan saya merasa lebih baik
jauh lebih baik
dari kemarin.........

bagaimana denganmu?

6 comments:

venus said...

kadang marah memang perlu, may. it's okay to be angry. kalo selalu ditahan2 malah bahaya. gak bak untuk kesehatanmu. halah :D

purwa said...

sabar.....sabar....sabar.... ;)

tukang nggedeblues said...

benar juga ya. kalo kita marah, kita bisa menjadi kalah. tapi mengalah bukan berarti kalah, lho ...

mpokb said...

soal apa pun lebih baik dibicarakan, jangan dipendam. emang sih, bersikap asertif itu sulit. saya juga. tapi, kalo si teman nggak tahu non may keberatan, berabe lho.. bisa keterusan..

ndahmaldiniwati said...

jangan dipendem gitu dunxx, makin numpuk nanti makin buesar semburan emosinya. hayo to jeng..di obrolin ma temennya, jgn pernah menyakiti diri sendiri apalagi untuk kenyamanan org lain!

gita said...

sesekali meledak juga tdk apa apa kok bu, meski pengendalian diri jauh lbh baik