Tuesday, October 23, 2007

Pagi yang Kemarin

Pagi yang kemarin itu,
bukan lagi milik kita
Pagi yang kemarin itu,
telah berlalu dalam waktu
terhembus angin yang kembara
di galau keringnya cuaca
menjadi debu yang tersia
Pagi yang kemarin itu
menggoreskan sebuah kisah akan senja
yang terharap melewat langkah kita
mengiring kereta kehidupan,
melanglang waktu yang menanti di depan
Namun kemudian
siapa yang menduga datangnya aral?
ketika gelombang prahara menghempaskannya ke batu karang
melewat masa kelam
menghilang........................
menjadi sejarah
dan pagi yang kemarin itu
punahlah sudah
berlalu menjauh
dan semakin jauh......



(catatan perjalanan 10 tahun yang lalu)

9 comments:

crushdew said...

wah meninggal ya mbak? siapa?

-Fitri Mohan- said...

OOT: jeng, selamat lebaran ya kalau merayakannya. minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. sehat2 kan ya jeng kabarnya?

DenaDena said...

nice poem.. ngga sedih lagi kan?

Anonymous said...

halo May, selamat lebaran. Maaf lahir batin, ya!
Url blognya udah ada tuh, klik aja yg ada tulisan tebal 'blog' :D

--durin--

Anonymous said...

lhaaa...ayo2 berhenti nginget yg udah lewat. kita hidup untuk hari ini dan masa depan saja lah, may :D


*venus*

ciplok said...

pagi yang kemaren, ada sapaan hangat mu di kotak ym saya

selalulah begitu...
karena pasti aku akan rindu

Dhona said...

Ini cerita masa lalu ya? Semoga cuma jadi kenangan aja ya jangan keingat terus.

Btw, sudah lama nggak mampir ke mari nih. Apa kabar May?

-Fitri Mohan- said...

sama2 jeng. semoga benar membuat hatimu jadi ringan ya jeng. :)

kangguru said...

ya lewat tapi pahit juga heheheh