Pagi yang kemarin itu,
bukan lagi milik kita
Pagi yang kemarin itu,
telah berlalu dalam waktu
terhembus angin yang kembara
di galau keringnya cuaca
menjadi debu yang tersia
Pagi yang kemarin itu
menggoreskan sebuah kisah akan senja
yang terharap melewat langkah kita
mengiring kereta kehidupan,
melanglang waktu yang menanti di depan
Namun kemudian
siapa yang menduga datangnya aral?
ketika gelombang prahara menghempaskannya ke batu karang
melewat masa kelam
menghilang........................
menjadi sejarah
dan pagi yang kemarin itu
punahlah sudah
berlalu menjauh
dan semakin jauh......
(catatan perjalanan 10 tahun yang lalu)
9 comments:
wah meninggal ya mbak? siapa?
OOT: jeng, selamat lebaran ya kalau merayakannya. minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin. sehat2 kan ya jeng kabarnya?
nice poem.. ngga sedih lagi kan?
halo May, selamat lebaran. Maaf lahir batin, ya!
Url blognya udah ada tuh, klik aja yg ada tulisan tebal 'blog' :D
--durin--
lhaaa...ayo2 berhenti nginget yg udah lewat. kita hidup untuk hari ini dan masa depan saja lah, may :D
*venus*
pagi yang kemaren, ada sapaan hangat mu di kotak ym saya
selalulah begitu...
karena pasti aku akan rindu
Ini cerita masa lalu ya? Semoga cuma jadi kenangan aja ya jangan keingat terus.
Btw, sudah lama nggak mampir ke mari nih. Apa kabar May?
sama2 jeng. semoga benar membuat hatimu jadi ringan ya jeng. :)
ya lewat tapi pahit juga heheheh
Post a Comment