16.30-18.00 ngasih les privet
19.00-20.30 ngasih privat lagi
Kayaknya schedulnya cuma dikit, tapi sebenarnya tiap hari itu menyita sekali. Sampai-sampai seringkali saya merasa 24 jam waktu yang diberikan untuk saya itu seperti kurang dan kurang dan kurang lagi.
Sebenarnya jadwal itu cuma berlaku triga hari tapi sejak kemaren malam jadwal itu berlaku 6 kali seminggu...
Ceritanya kemaren murid saya yang kelas 6 datang, karena ujian sudah di depan mata, ia minta saya datang privat tiap hari, saya sebenarnya masih mau mempertimbangkannya tapi kemudian orang tuanya datang
"maaf ya Bu, tolong bantu anak saya, ditemani belajarnya biar lebih mantep menghadapi ujiannya"
"Habis gimana, kami berdua sibuk semua, jadi tolong ya Bu"
Saya tersenyum saja, sebenarnya pikiran dan hati saya sudah mau bilang " Maaf saya tidak bisa, waktu saya sudah penuh"
tapi yang terucap justru, "Insya Allah saya coba Bu, tapi tolong Bapak, Ibu dan Kakaknya juga memberi motivasi yang mendorong...."
Sorenya saya sempatkan untuk berbelanja, eh tetangga saya samping rumah juga ada di sana.
"Mbak, tolong ya, kapan ada waktu anak saya dibantu belajarnya"
"Maaf ya, Mbak tapi waktu saya penuh sekarang ini"
"sudah hari Minggu juga ndak papa"
"Gimana ya...."
"Ya, nanti hari Minggu sama hari apa gitu saya tunggu di rumah..."
"Ya, dicoba dulu ya...."
Walhasil mulai hari ini mungkin jadwal tadiakan bertambah lagi. Gimana sih caranya bilang tidak?