Tuesday, February 5, 2008

Setelah Hujan

Membelah hujan di sore hari yang sangat tidak bersahabat. Beberapa hari terakhir memang hujan terus menerus turun tanpa ampun. Seperti Senin sore kemarin. Ketika hendak pulang sekolah, rasanya saya tidak punya kekuatan sama sekali untuk melawan hujan. Tapi saya harus tetap menempuh perjalanan. Mana Mas Budi sudah sejak Minggu kemarin berada di Candi Sukuh untuk pemberian materi LATAL untuk anak-anak sanggar teaternya. Walhasil saya mesti menempuh perjalanan pulang pergi sekolah dengan motor sendirian saja.
Samapai juga di rumah, basah kuyup, dingin. Secangkir kopi kental yang sedikit pahit cukup melegakan rupanya. Namun tiba-tiba handphone berdering... ah, ya jadwal les si Halintar ditambah, karena ujian kian mendekat. Terpaksa saya tempuh perjalanan ke rumahnya. Tidak terlalu jauh sih.... Belajar matematika selama satu setengah jam. namun hujan bertambah deras, ketika saya mau pulang. Menunggu agak reda dulu saja ah...
Tiba-tiba handphone saya lagi-lagi berbunyi, seorang teman, mau memberi fee penulisan naskah .... O O saya mesti segera menempuh perjalanan lagi, dekat Kentingan,
tidak janjian di Sastra saja ya, Wah itu berarti berbalik arah dari rumah.
Bagaimana kalau besok, tanya saya.
Tidak bisa harus sekarang, saya mau keluar kota.
Kembali menempuh hujan...
Saya jadi rindu Mas Budi...
Biasanya beliau yang menggantikan urusan ini kalau hujan turun tanpa henti.
akhirnya, setelah hujan sampai pula kembali di rumah..
lagi secangkir kopi kental agak pahit yang menenangkan
Apalagi ya, untuk malam ini....
Sebuah film lama ;"RUNAWAY JURY" mengantar saya ke balik selimut hangat...
Sambil berbisik semoga esok pagi menyenangkan....

".....mustinya postingan Senin malam, tapi tidak bisa karena koneksi yang susah di dapat ....."

3 comments:

-Fitri Mohan- said...

semoga hujan tidak membuatmu luruh ya jeng. apa kabar? sehat dan happy selalu moga2 ya.

sniper (bima) said...

Wah mba, makasih ya dah liat2 ke blog saya.

Mba nih kayanya pinter nulis, kata2nya bagus, blognya juga keren.Kalo Saya masih baru belajar2 buat nulis di blog mba, jadi mohon bimbingannya ya.

Salam kenal juga deh mba.

Urip Herdiman Kambali said...

Candi Sukuh? Itu, kan candi yang sangat erotis ya? Gue sering bacatentang candi ini.

May, kalau menulis, tolong perhatikan tanda bacanya. Hehehe...sorry, ini kritik...:-)