Tuesday, July 15, 2008

LURUH

Bukankah pernah kukatakan padamu? Bunga yang mengering itu akan terbang jauh tertiup angin. Melayang dan semakin jauh. Bukankah pernah kukatakan padamu pula, bahwa suatu saat angin akan berubah haluan?

Sekarang kau datang padaku dengan membawa luka yang mengering. Bisa apa aku? Tak ada hal lain yang dapat kulakukan selain diam, mematung dan menghela nafas panjang.

Baiklah, sekarang pilihlah jalan yang kau inginkan...

aku hanya bisa memberikan doa

seoga semua baik-baik saja

6 comments:

mpokb said...

syukurlah kalau lukanya sudah mengering.. tapi jangan digaruk, nanti luka lagi dan lebih sakit..

langitjiwa said...

slmt malam,sobat.

Urip Herdiman Kambali said...

Dalam bahasa meditasi yang gue ikutin, diucapkan afirmasi "May All Beings Be Happy." Semoga Semua Hidup Berbahagia.

Katanya suamimu mau manggung di Jakarta. Kapan?

Anonymous said...

meet me in sunshine..
any smile for old friend?
scratching ears or gimme your grin
.....
and i don't want the world to see me
....
cause i don't think that they understand..

MAY'S said...

@mpok b: iya, mana terkena air garem.. tambah perih lagi... :)

@langitjiwa : selalu ada malam setelah siang...

@UHK : Ya...ya.... Eh, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari penghubung yang ada di Jakarta...

@anonymous : who r U??? Seem like someone I ever known before...

puput said...

iya mbak, udah, biarin aja, cuekin
*halah sok tau*
hehe