Sudah 63
Sejak pertama kali
Soekarno kumandangkan
“PROKLAMASI”
63 sudah
Sampai di mana kita kini?
Rezim terus berganti
Wajah negeri masih belum berseri
Meski pembangunan di mana-mana
Tapi masih belum seluruhnya
Di pelosok sana
Masih bertebaran gelandangan, pengemis dan peminta-minta
Ribuan pencari kerja
Tergugu di depan pintu perusahaan
Karena tak pernah ada lowongan
Masih ada banyak janji
Yang tak terpenuhi
Sejak pertama kali
Soekarno kumandangkan
“PROKLAMASI”
63 sudah
Sampai di mana kita kini?
Rezim terus berganti
Wajah negeri masih belum berseri
Meski pembangunan di mana-mana
Tapi masih belum seluruhnya
Di pelosok sana
Masih bertebaran gelandangan, pengemis dan peminta-minta
Ribuan pencari kerja
Tergugu di depan pintu perusahaan
Karena tak pernah ada lowongan
Masih ada banyak janji
Yang tak terpenuhi
Masih lebih banyak lagi
Anak-anak negeri
Yang tak beroleh kesempatan
Untuk belajar dan kembangkan diri
Menatap wajah bumi pertiwi
Dengan tangan terkepal
Menyeru lagu kemerdekaan
Yang ditiupkan angin
Mengobarkan merah putih
Dalam jiwa
Menatap awan berarak di atas langit
Menampakkan gundah
Mengurung mendung
Mencuri matahari
Masih ada tanya
Di mana nyanyian gilang gemilang
Tentang
Kejayaan sebuah negeri?
Yang pernah tersohor
Rakyat hidup makmur dan tercukupi
Menatap awan kemerdekaan
Yang berarak di atas langit kelabu
Kobaran merah putih
Masih melekat di jiwa
63
Terlepas dari angkara
Berapa banyak darah tercurah
Untuk menebusnya?
Mayssari,
Agustus 2008
10 comments:
hmmmm... jadi mikir... saya sudah buat apa ya untuk negeri ini :(
@neng :setidaknya sudah memikirkannya mbak :)
wa.. kekayaannya sebagian besar sudah jatuh ke pemodal asing non may.. yg kita warisin tinggal utangnya :(
Merdeka, bukan hanya sebuah Kata..
@mpok b : iya, dan bgaimana masa depan bumi ini nantinya ya?
@manik : betapa susahnya mengeja kata itu..
dulu...
merdeka atau mati!
sekarang...
mereka atau kami..
yang mati!
you can never bear the whole world in your shoulder.. :D
Paling tidak, dari sisi individu, berupayalah untuk selalu berbuat yang terbaik.. buat diri, keluarga, bangsa dan akhirnya negara.. itulah kontribusi positif.
Salam hangat dari kita-kita yang berupaya menjaga harum nama bangsa. Dirgahayu Indonesia ke-63.
udah 63, ya. aku sering liat autoimmun disease di negara ini, banyak rakyat mati dimakan negara sendiri
belum banyak yg sudah kuberikan utk negeri ini, selain cukai tembakau dari puluhan ribu batang rokok yang telah kubakar..
@arief.... masih lebih baik daripada menggerogoti uang rakyat khan?
Post a Comment