Tuesday, September 16, 2008

TAHAJUD

Aku jatuh tersungkur
di pelukan dewi malam
berpeluh pendar purnama
sebinar cahya gemintang

kutangkap satu cahaya
saat angin mendzikirkan nama-NYA
dan angin malam bertasbih
atas nama alam raya
memuja-NYA

Aku tersungkur semakin dalam
kala awan putih bergumpal-gumpal
mengelilingi sinaran rembulan

Betapa lukisan-MU tak sebanding
dengan segala kefanaanku
lalu tangis pun tak terbendung lagi
semakin menjadi-jadi
saat mengeja nama-MU
di sela-sela dzikir malamku

12 comments:

nila said...

Halo..salam kenal ya
bagussss banget tulisannya, merinding!!
Sama merindingnya ketika baca komen Mbak Maya di postingan Mata yg judulnya "hasil tes"
Thanks Mbak...komennya jadi bikin aku sadar diri n besar hati juga :)

tito said...

:)

Urip Herdiman Kambali said...

Bagus, May.

venus said...

nitip doa aja deh, lagi gak bisa solat soalnya :D

ebeSS said...

baca komen venus . . qiqiqiqiq
eh, maaf kok jadi nggak khusuk
ini terbaik darimu may . .
ada 'power' disini, kelebihanmu
jelas ini bukan rendra, supardi, sutarji, taufik . .
jadi ini jelas maya ya . .
relung hatiku sesejuk dinginnya pagi

Manik said...

Mungkin sudah waktunya buat kita untuk lebih Tunduk kepada DIA

mpokb said...

dalam perjalanan hidup kadang muncul momen spiritual, tapi rutinitas kerap menumpulkan manusia. syukurlah ada malam hari :)

mata said...

indahnyaaa

-Fitri Mohan- said...

i hope you have a very wonderful ramadhan ya jeng.
sebentar lagi lebaran akan datang, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin ya.

Balisugar said...

Minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir bathin

Ksatrio Wojo Ireng said...

Semoga posting ini bisa menjadikan masing-masing dari kita selalu menjadi hamba yang bertakwa..

siwoer said...

met lebaran aja, minal aidzin wal faidzin :)