Friday, October 24, 2008

Tentang Anak-anak yang belajar menulis

Beberapa waktu yang lalu, ketua yayasan memanggil seorang teman dan menantang beliau untuk mewadahi anak-anak yang memiliki bakat dalam dunia tulis-menulis. akhirnya dalam kondisi yang berdesak-desakan dengan berbagai agenda kegiatan sekolah teman tersebut berusaha mewujudkan tantangan tersebut. Kebetulan saya termasuk salah satu yang diajak untuk menggembleng anak-anak tersebut dengan salah seorang teman lain.

Awalnya kami mengira tidak akan banyak anak yang tertarik. Ternyata dalam tahap seleksi banyak sekali anak-anak yang berminat. Dengan seleksi yang ketat akhirnya terpilih sekitar 50-an anak dari berbagai kelas.

Menumbuhkan kecintaan dan kebiasaan anak untuk menulis bukanlah hal yang mudah. ada saja hal-hal yang lucu terjadi di sana. Kami hanya memiliki satu jam pelajaran di hari Jum'at, di sana kami tidak menyampaikan teori-teori tapi hanya mengarahkan anak-anak dengan TP. TP adalah tugas penulisan yang harus mereka kumpulkan pada minggu berikutnya. Di hari Jum'at tersebut biasanya kami gunakan untuk membahas karya terbaik, atau berkonsentrasi pada suatu tema penulisan tertentu.

Dalam perjalannya, AWC atau Al Firdaus Writing Club sudah membuat kurang lebih lima buah TP. TP 01 cerita khayalan, TP 02 Surat kepada Koruptor, TP 03 Tulisan tentang lingkungan hidup, TP04 Kliping tentang Global warming dan TP 05 Jika aku menjadi Presiden...

Tidak semua TP dapat dipostingkan karena awal kemunculan blognya kami sedikit mengalami kesulitan karena keterbatasan waktu dan jumlah pengajar yang hanya tiga orang. Namun ke depan Insya ALLAH akan mencoba istiqomah dalam mengupdate hasil karya anak.

Ternyata di TP 05 banyak sekali hal menarik yang dituliskan anak di sana. Lebih jelasnya, silakan bertandang ke TAMAN kecil para calon penulis masa depan. (www.penuliscilik.blogspot.com )

14 comments:

Hedi said...

yang asyik kalo semua kemudian bikin blog sendiri ya :D

MAY'S said...

@hedi : Insya Allah semoga bisa mewujudkannya.

atta said...

Menulis sedari dini pasti hasilnya bagus sekali nanti :)

astrid savitri said...

Sdh lihat link-nya, menarik!

jaman kecil dulu sy suka ngirim tulisan2 ke majalah bobo tp cuma sekali dimuat jadi saya malas mengasah kemampuan, makanya saya suka iri sm anak-anak sekarang..ada banyak fasilitas dan kesempatan bwt menyalurkan bakat :)

novnov said...

calon2 blogger masa depan tuh mbak hehe

neng said...

tulisannya bagus-bagus semua....
salam ya mbak buat mereka...

yati said...

kerennn. ntar kalo punya blog sendiri2 pasti lebih keren nih mbak.

Anonymous said...

Programnya bagus sekali. Apalagi setelah baca tulisan mereka, bahasanya runut dan logikanya bagus. Salut buat para pembimbing klub penulis cilik ini!

--durin--
(maap sdh bikin sedih May. Ikut mendoakan semoga keinginan itu terkabulkan. Amin)

crushdew said...

mbak, swear great job... di saat yang mungkin anak-anak mulai kehilangan kreativitasnya....salam buat penulis-penulis ciliknya...

mata said...

saya boleh ikutan ngga jeung...
mau ikutannn... saya kan masi nak anak... :p

ciplok said...

wah ini menarik, ini menarik. saya harus baca, harus!

Urip Herdiman said...

May, jawabnya di sini ya... Gue gak kemana-mana, tetap ada di di depan layar komputer. Hehehe...

siwoer said...

hehehe. aku biyen ogah nulis, koyo cakar ayam tulisanku...sayang jaman segitu belum ada komputer, kalo ada gak perlu nulis, tapi ngetik :D

mpokb said...

meskipun tidak semua jadi penulis, minimal belajar menuangkan ide dan mengasah kepekaan ya non may.. :)