Wednesday, January 21, 2009

B A T I K


Awal semester dua kemarin, saya memiliki sebuah tema besar dalam pembelajaran berupa tradisi. Kemudian saya tergelitik dengan batik. Saya ajak anak-anak untuk membuat motif menurut kesukaan mereka. Dengan menggunakan program MS Paint dan aplikasi yang dimilikinya. Anak-anak kelas 3 begitu antusias dan tenang dalam membuatnya. Motif yang dihasilkan pun bermacam-macam dan menarik. Meskipun kemampuan satu anak dan lainnya tidak sama. Tapi alhamdulillah semua dapat menyelesaikannya dengan baik.

Dalam hal ini saya ingin menanamkan rasa memiliki dan mencintai tradisi bangsa sendiri secara tidak langsung kepada anak-anak. Rasanya tidak terlalu berlebihan, karena kelak di tangan merekalah masa depan bangsa ini berada. Kemudian di minggu yang sama, kami juga mengajak anak-anak untuk mengunjungi Kampoeng Batik Laweyan dan memasuki salah satu rumah batik di sana. Dengan penuh antusias mereka mendengarkan penjelasan dan proses pembuatan batik. Di salah satu kesempatan, anak-anak diijinkan untuk membuat desain mereka sendiri dengan menggunakan peralatan batik yang sesungguhnya, bukan lagi melalui program MS Paint. Hasilnya? Wow... beraneka ragam. Sayangnya fotonya belum bisa diupload. Tapi tak mengapa. Mungkin lain waktu bisa dibahas di sini kali ya...

4 comments:

Urip Herdiman Kambali said...

Hemm... Gue dulu sempat gak suka batik. Sekarang, setiap Jumat, gue ngantor pakai batik. Waktu Malaysia mengklaim batik sebagai produk budaya mereka, gue juga ikut kesal dan keki.

MAY'S said...

@UHK : dari dulu sewaktu kecil ampe sekarang setuwir ini saya suka batik... karena masa kecil saya sempat tinggal di magersaren kraton surakarta, jadi terbiasa dengan batik, apalagi almarhumah mbah saya juga dulunya buruh pembatik....

mpokb said...

untuk negara panas dan lembap, batik memang cocok. saya suka daster batik :D
btw, kolam lelenya sekalian diposting di sini aja non may :D

DenaDena said...

aku yo seneng batik buat sprei. adeem