Saturday, January 3, 2009

A S A

Selayang kasih membelai lembut persada
manakala bersit angin membelai pelahan
melihatmu berjalan di titian bilah bambu tua
di ujung pertemuan dua desa

Kuhamparkan selendang sewarna pelangi
menyambut langkah-langkah kecil yang berlari
meraih jalinan rindu yang kubentangkan
dari ujung hidup yang pernah kutinggalkan

Menggapai rentang tanganmu kekasih
melayangkan rindu pada impi usang
yang kian lekang namun masih menggenang
tapi terendap semakin dalam dan masih

Ah, memerah pipimu kini
saat tepat di depanku pasti
seranum buah apel yang kupetik tadi
untuk pelepas dahaga kita nanti

Tetaplah di sini, permaisuri
kerna retak puing jaman dalam tahtaku
tanpa senyum dan hadirmu di diri
selamanya aku terpasung belenggu

4 comments:

langitjiwa said...

Selamat siang,mbak May.
dan selamat tahun baru utk keluarga disana.
dan,selamat tahun baru juga buat puisi-puisinya,hehe

Salamku

langitjiwa said...

selamat siang,mba May.
selamat tahun baru utk keluarga disana.
Dan selamat tahun baru juga utk puisi-puisinya

salamku

Urip Herdiman said...

Mays, selamat tahun baru juga. Semoga sehat dan bahagia selalu.

ciwir said...

ASA = Harapan
Harapan = Pengen
jadi ASA = Pengen

ngono ra mbak???