Wednesday, May 6, 2009

K E M A R A U

Mereka bilang senja tak benar-benar menghilang dari hidupku
Ketika aku merasa goyah
Ada tangan-tangan mungil terulur
Menopangku supaya tak benar-benar jatuh
Memberiku semangat untuk bertahan

Mereka bilang senja selalu merona di ranumku
Saat beradu dengan waktu
Menuju tempat tertinggi yang dapat kutuju

Sedang tanah tak lagi memberi materi
Kering retak dalam bongkahan kemarau
Riak airpun tak tersisa dalam tandusnya bebatuan
Tercapak dalam ranggasnya dedaunan

Mereka bilang senja tak benar-benar datang menjemputku
Sebab akar telah jauh menancap ke dalam
Berpetualang mencari akhir resapan
Sementara kulai batang yang kian cemas
Menunggu akar yang mulai melemas

Mereka bilang senja masih akan menaungiku
Kala merindu hujan yang kan tumbuhkan tunas-tunas baru

15 comments:

Anonymous said...

dah mulai kemarau ya may?

MAY'S said...

@anonymous : iyah... panas banget gerah.. Kau merasakan tak?

mata said...

apa kabar may...
masih berpuisi dengan indah nih :)

ebeSS said...

jangankan hanya senja . . .
subuhpun kan selalu memburu
meradang menerjang untukmu
selalu dan selalu tepat waktu
adakah sajadahmu
tetap tergulung membeku . . . . !

mata said...

cuacanya ngaco may's kadang panas kadang hujan.

MAY'S said...

@mata : iay. kamu kemana saja?? kosong melompong terus tuh. Iya cuaca sedang tak menentu, asal hati gak ikutan tak menentu saja pastilah OK he..he..

@Ebess : Hm.... gimana yah??
coretan tangan ebess tuh... menyentuh bagets he..he..

mpokb said...

hujan kadang datang tanpa diduga. seperti beberapa hari ini. siang panas, menjelang sore tiba2 hujan deras. lho.. kok malah ngomongin cuaca ni non may..? :D

CIWIR said...

wah suwe ora dolan, mrene. ternyata sedang kemarau...

MAY'S said...

@mpok b : iyah... saya lagi bingung dengan cuaca dan suhu politik di sini hi..hi...

@ciwir : hujan terus yo?

wku said...

kayaknya diriku tetep merindu hujan... enak kalo bobok... adem

MAY'S said...

@wku : banyak jg yang bilang kalau hujan tu menumbuhkan 1001 inspirasi hi..hi..hi...

admin said...

liriknya oke, mbak may. diksinya terjaga. muatan isinya juga tidak cengeng. hmmm .... kemarau, kata yang selalu identik dengan kekeringan dan kekurangan.

MAY'S said...

@admin : makasih... saya juga baru belajar menulis ini...

pasang iklan gratis said...

dalem banget mba ...
TOP BGT dah...

tapi mba ga lagi kemarau n kekeringan kan...
yg pasti semangat terus ya mba...
terus berkarya...

sisipkan senyum manismu slalu di setiap langkahmu...

:D

MAY'S said...

@pasng iklan gratis : makasih.. gak kok di sini lagi hujan deras he..he..