Wednesday, December 2, 2009

J O D O H

Beberapa hari yang lalu seorang teman yang baru saja menikah bertandang ke rumah saya. Waktu itu saya tengan memetik kangkung untuk ditumis. Lalu tiba-tiba saya meluncurlah cerita panjang dari bibirnya. Ia mengatakan banyak kejutan terjadi dalam kehidupan barunya. Dari yang menyenangkan sampai keluhan mengenai kenyataan yang didapatinya mengenai hal-hal kecil yang tak terbayangkan olehnya ketika belum menikah dulu.

"Saya kaget banget, masak iya baju kotor dilempar-lempar gitu aja di sembarang tempat. Belum lagi kalau manaruh barang pasti tidak pada tempatnya", katanya sambil bersungut-sungut.
Saya menanggapinya dengan tersenyum saja sambil memotong cabe hijau dan bawang putih.

"Mungkin kalau dulu saya memilih si A pasti lebih banyak keselarasannya, kita gak jodoh kali ya mbak", tanyanya minta pendapat saya.

"Lah jodoh itu apa sih menurut kamu?" saya malih balik bertanya.

"Ya yang namanya jodoh sudah pastilah segala sesuatunya memiliki kesamaan dan keselarasan, jadi gak mungkin ada kejutan-kejutan lagi macam itu", kata teman saya itu dengan bersemangat.

"Garing banget", komentar saya singkat sambil mulai menyalakn kompor untuk menumis.

"Garing bagaimana, mbak?", tanyanya penuh rasa ingin tahu.

"Ya iyalah. coba kalau segala sesuatunya sam pasti gak ada seninya sama sekali. Bagi saya yang namanya jodoh itu adalah pelengkap bagian hidup kita, macem potongan puzzle yang kalau dipasangkan akan menjadikannya utuh. Jadi gak melulu musti sama persis. Tapi ini menurut saya lho ya", kata saya.

Ia terdiam sejenak.

"Saya aja yang udah pacaran 7 tahun dan hampir 4 tahun menikah masih saja ada hal-hal kecil yang ternyata masih mengejutkan saya kok. Tapi ya di situ itu seninya. Tinggal bagaimana kita mengkomunikasikannya", tambah saya.

"Gitu ya... Tapi..."ia masih hendak menyangkal lagi.

Tapi segera saya potong.

"Sudahlah, untuk mencari kesalahan memang tidak akan ada habisnya. belum tentu kamupun perfect buat suamimu. Karena hanya Tuhan saja yang bisa perfect untuk dijadikan Kekasih. Syukuri saja, dan lihat sisi baik yang pernah dibuatnya. Kamu toh menerimanya sebagai suami", saya coba memberikan saran

"Saya gak mengira kalau dia jorok gitu, dulu saja..."

"Eits, gak baik makin membuka aib. Gini aja deh. ajak suami kamu ngomong baik-baik terus pelan-pelan coba ubah dengan metode. pasti kamu akan temukan. yang penting jangan pernah menyesali apa yang sudah ada. kalau kamu yakin pasti kalian memang berjodoh. naytanya sekarang kalain dipersatukan", kata saya sambil menuang tumis kangkung yang sudah siap untuk dihidangkan.

"Lagi pula perjalanan kalian masih panjang. jangan mengampbil kesimpulan apapun selama masih menjalaninya", kata saya lagi sambil tersenyum.

"Iya deh mbak.. Saya pulang dulu ya. Mau nyiapin makan siang", pamitnya.

Hm... iya deh.

Saya tersenyum sendiri sambil memandangi tumis kangkung di meja. Sayur yang dulunya sangat tidak disukai suami saya tapi merupakan favorit saya itu sekarang dapat kami nikmati berdua, tanpa keluhan rasa, tanpa ketidaknyamanan.

12 comments:

mpokb said...

wah, tumis kangkung bikinan Jeng May begitu sedapnya, karena dibuat penuh kasih sayang, sampai bisa mengubah ketidaksukaan suami terhadap kangkung.. ;)

hielmy said...

kalo semua serba sama justru garing, ga dinamis. boring....

thanx udah sharing mbak :)

ndahdien said...

tumis kangkung itu favoritku mb, plus tempe goreng mm... ngilerrr

pa kabar ni mb' may, aq dah jarang bgt ngeblog nih. lbh sering di fb & twitter, kadang multiply hehehe..
ini id-ku:
fb: Ndah Ramadhan
twitter: ndahdien
multiply: ndahdien.multiply.com
lam kuanggeeeeen jg.. muachh..

wyd said...

meski udah puluhan tahun menikah kejutan pasti akan selalu ada. karena manusia kan dinamis.

saya setuju tuh sama mbak, menceritakan kejelekan pasangan pada orang lain lebih sering ga memecahkan masalah. mendingan dibicarakan langsung sama pasangan.

MAY'S said...

@mpok b : Mau nyoba, mpok??

@hielmy : iyalah melihat segalan hal dari sisi yang sama terus2an bosan ah...

@ndahdien : Miss u too say...

@wyd : tull bu... setuju banget apa yang ada sekarang blum tentu sama esoknya.. salam sayang ya...

ndahdien said...

mb' may, fesbuk-ku ada di pojok kanan atas blogspot-ku
tinggal diklik aja:)

mata said...

jadi ingat thread status facebook saya yang alu, kalau kita ini seperti kutup magnet yang berbeda tapi ditakdirkan untuk bersama selamanya...

MAY'S said...

@Ndahdien : OK

@mata : he..he... iya emang gitu kali ya, mat... he..he..

RaRa Wulan said...

bener bgt tuh kalo semuanya sama ga ada seru2nya dunk..
kalo sama trus hidup bakalan biasa2 saja dan ga berwarna hehe
namanya juga pasangan hidup brarti nantinya akan saling melengkapi dunk
begitu menurut rara hehe
thankyu :)

venus said...

mau hidup bareng puluhan taun pun, kejutan2 kecil (kadang gede sih, hehe) akan selalu ada.

happy new year, may :)

-Fitri Mohan- said...

menikah itu nggak pernah gampang, memang. kudu siap nerima hal2 baru yang sama sekali nggak pernah kepikiran sebelumnya. jodoh? ah, kadang2 arti 'jodoh' itu juga suka menyesatkan. dikiranya kalau udah jodoh terus smooth lancar jaya sentosa kali yaa? hehehe.

happy new year to you dear. have a joyful time in the coming year!

MAY'S said...

@Rara Wulan : iya bener banget...

@Mbak venus ma Mbak Fit : Hapi Nu Yer juga yah...